BEFORE SUNSET EP1


"BEFORE SUNSET" 
BY FADIL ANDREAS RICO


PROLOG
Gadis ini berhadapan dengan hati dan fikiranya, meikirkan dirinya ditengah kesepian menunggu sebuah janji seseorang, menggantung di hatinya. Khiana, gadis berusia 17 tahun yang pindah ke kota dan hidup sendiri. 



HARI PERTAMA KHIANA
 
Terbangun dipagi dimana ini hari pertamanya untuk masuk ke Sekolah menengah atas. 

Khiana berjalan dikoridor sekolah sambil tergesah-gesah menuju kelas, fikirnya untuk masuk kelas sudah terlambat. ia sampai di kelas 1A dia duduk dibaris pertama tepatnya samping jendela mengarah keluar ke lapangan utama sekolah. dirinya kembali merenung bagaimana tidak, masalalu Khiana begitu terkena di hatinya.


Seorang pria yang mendekatinya dibangku SMP, tiba-tiba pergi meninggalkanya dan berjanji akan bersama kembali di bangku SMA. tapi nyatanya tidak, harapan itu pupus tiba-tiba saat ia tahu bahwa pria itu tak ada di sekolah yang mereka janjikan. pelajaran berlangsung Khiana mengusap wajah dan melanjutkan hari pertamanya disekolah. 

Salam Perkenalan dan peraturan terhadap sekolah ia ketahui termasuk peraturan, tidak bolehnya berpacaran didalam area sekolah.

Jam pelajaran habis Khiana pergi meninggalkan kelas, seorang gadis tampak memanggilnya dari kelas sebelah.
"Hey! Bisa tolong bantu aku? aku mengalami kesulitan disini"
"Tentu" jawab Khiana, sambil menghampiri gadis itu.

Gadis kecil yang tak terlalu tinggi untuk menggapai kertas perkenalan dirinya yang tersangkut di atas rak buku.
"Ada apa dengan dirimu?"  tanya Khiana
"Tolong aku, kertas ku diterbangkan angin dan tersangkut diatas, kamu tahu aku tak sampai" jawab gadis kecil

Khiana menolong gadis kecil itu dan pulang bersamanya, sepertinya Khiana menemukan teman baru, tinggal tak jauh dari sekolah ruapanya apartemen Khiana dan gadis kecil ini saling berdekatan hanya berbeda gedung dan beberapa blok dari apartemen Khiana terdapat sebuah danau. Tak berfikir panjang mereka pergi kesana dengan meluangkan waktu menghabiskan sore, fikir Khiana.

Danau yang indah dengan pinggirannya terdapat beberapa kursi taman, tampak gadis kecil ini menjulurkan tangan sambil tersenyum, memperkenalkan diri.

"Apa kau mau tahu siapa namaku?" tanya gadis kecil kepada Khiana
"Tentu, Aku sangat senang mendapat teman baru." jawab Khiana
"Namaku Tania senang berkenalan denganmu, lalu siapa namamu" jawab Tania dan Bertanya kepada Khania.
"Aku khania, senang bertemu denganmu" jawab Khania sambil tersenyum manis.

Mereka duduk berdua disamping danau berbincang tenang sambil menunggu matahari terbenam sampai waktu untuk pulang kerumah tiba, Khiana berpisah dengant Tania namun tak selamanya hanya untuk hari ini, karena waktu tak cukup untuk terus menikmati indahnya matahari tenggelam.


. . . . . . . . . .
 

Komentar